Malam Doa

Kita mengesani kembali kisah syahdu Israk dan Mikraj,
tekun meneliti ketakjuban Nabi sepenuh hayat;
kita semak setiap ayat dan masuk khusyuk ke dalamnya,
mengangkat iktibar permata, bergetar dalam pesannya.
Kita dirangsang terus beribadah tulus kepada Allah.

Siang yang memberi kita perisai untuk mengawal diri;
malam direndami doa menghantar kita ke tahap suci.
Dan maghrib melerai simpul nafsu yang garang menguji.
Antara jari-jari waktu ini kita makin bertambah tahu,
Ramadan mendakap kita dengan pelukan akrab rindu.

Setahun lagi – kini kita semakin erat diramahi puasa;
Aidilfitri dengan gemalai asyik melambai seghairahnya.

A. Samad Said

About samadsaid

Writer
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to Malam Doa

  1. Putra Rman says:

    Terbaik! puisi yang penuh makna, saya suka membaca puisi tuan =)

  2. Bulan Mulia yang dinanti, malam nikmat yang dicari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s