Dialog Agama dan Kuasa di Taman Kereta Api

HANYA sehari suntuk saya berada di Butterworth dan Alor Setar secara bergilir Ahad lalu. Naik kereta api malam pergi balik—pergi malam Sabtu, pulang malam Ahad—harga tambangnya seperti harga sewa dua malam di bilik hotel selesa. Sempatlah menghadiri sebuah majlis kahwin dan sempat juga merayapi Butterworth dan Alor Setar. Memang sampai ke destinasi yang dihajat, tapi perjalanan itu sendiri ternyata destinasi juga.

Melihat, membaca dan bergaul, saya bertambah ranum.

Antara pengalaman rohaninya ialah bertemu teman ulama di Taman Stesen Kereta Api Butterworth. Senja sedang cantik waktu itu dan burung becok berkicau—dan dua ulama itu bercakap tentang solat.

Sebenarnya mereka memulakannya dengan kisah pemilihan tokoh dalam Muktamar PAS. Kedua-dua teman itu tampaknya cuma mengulangi tafsiran media arus perdana yang percaya—malah taksub—bahawa kemenangan itu adalah kemenangan golongan “Anwarinas”. Media arus perdana apalagi yang difikirnya?

Dan kepada seorang teman “bukan ulama” sebelum itu saya turut menguji tafsirannya. Baginya, “itu ‘kan politik!” Maksudnya, politik tentu saja begitu. Media arus berdana siapa pula tuannya? Tidak jelas, tapi saya percaya dia tidak bersedia “gaduh” soal siasah.

Saya sendiri—apabila ditanya—mengatakan bahawa politik sememangnya pertunagan peluang antara siasahwan untuk ke pelamin kuasa. Memang selalu ada perkahwinan sementara!

Tapi, beruntunglah dua orang teman ulama itu kemudiannya lebih mengalir ke soal-soal ibadah—khususnya cara berkesan mengkhusyuki solat. Telinga saya asyik.

Sementara menanti kereta api berangkat pulang jam 11 malam, sempatlah saya ke surau Stesen Kereta Api Butterworth itu menyempurnakan ibadah—solat yang sekhusyuk saranan dua teman ulama itu.

Dalam kereta api kemudiannya saya mengenangi semula peristiwa dialog agama dan politik itu. Saya terbayangkan Mohamad Sabu sebagai Timbalan Presiden PAS. “Anwarinas”?

Tugas media arus perdana—apa lagi selain itu?

About samadsaid

Writer
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

4 Responses to Dialog Agama dan Kuasa di Taman Kereta Api

  1. nobody says:

    [HANYA KOMENTAR CURHAT DARI SEORANG PENGEMBARA]
    Alhamdulillah…
    Pasukan iblis sukses menyesatkan masyarakat, Gembong FreeMason Yahudi dan anteknya berhasil menjajah lahir bathin negeri ini, krisis Inflasi harga kebutuhan pokok meningkat, Penyakit hubungan kelamin merajalela, Korupsi jamaah pejabat menanjak, Jual beli jabatan pemilu berlanjut, Pengurasan sumber daya alam berjalan, Kebodohan berbasis kemiskinan bertambah, dan masih banyak lagi yang semua itu berujung pada pemurtadan rakyat banyak.
    Alhamdulillah…
    Sekarang kita dapat melihat dengan jelas kebobrokan sistem sekular jahiliyah yang selama ini telah kita terapkan dan kita tuhankan, karena kita telah membuang jauh-jauh sistem Islam kaffah ciptaan “Sang Maha Pencipta Sistem” dari kehidupan kita.
    Alhamdulillah…
    Sekarang kita dapat membuktikan kebenaran sabda Nabi Muhammad berikut ini:
    Dari Abdullah bin Umar dia berkata,
    “Rasulullah SAW menghadapkan wajah ke kami dan bersabda:
    “Wahai golongan Muhajirin, lima perkara apabila kalian mendapat cobaan dengannya, dan aku berlindung kepada Allah semoga kalian tidak mengalaminya;
    1. Tidaklah kekejian menyebar di suatu kaum, kemudian mereka melakukannya dengan terang-terangan kecuali akan tersebar di tengah mereka penyakit Tha’un dan penyakit-penyakit yang belum pernah terjadi terhadap para pendahulu mereka.
    2. Tidaklah mereka mengurangi timbangan dan takaran kecuali mereka akan disiksa dengan kemarau berkepanjangan dan penguasa yang zhalim.
    3. Tidaklah mereka enggan membayar zakat harta-harta mereka kecuali langit akan berhenti meneteskan air untuk mereka, kalau bukan karena hewan-hewan ternak niscaya mereka tidak akan diberi hujan.
    4. Tidaklah mereka melanggar janji Allah dan Rasul-Nya kecuali Allah akan kuasakan atas mereka musuh dari luar mereka dan menguasainya.
    5. Dan tidaklah pemimpin-pemimpin mereka enggan menjalankan hukum-hukum Allah dan tidak menganggap lebih baik apa yang diturunkan Allah, kecuali Allah akan menjadikan saling memerangi di antara mereka.””
    (HR Ibnu Majah nomor 4009, lafal baginya, dan riwayat Al-Bazar dan Al-Baihaqi, shahih lighoirihi menurut Syaikh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib wat-Tarhib hadits nomor 1761).
    Sekarang manakah diantaranya yang belum terjadi? Masih belum cukup?
    Alhamdulillah…
    Selama generasi kita tidak memurikan tauhid dan tidak menerapkan sistem Islam kaffah (dalam khilafah), maka insyaAllah generasi penerus kita juga dapat langsung membuktikannya juga.
    Alhamdulillah…
    ________________
    “Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman? Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui.” (Q.S. 4:147)
    “Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya dan menjadikan siang terang benderang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.” (Q.S. 40:61)

  2. Abu Idris says:

    Ar Rayah World News
    http://www.arrayah.info/
    Berita Terkini Kebangkitan Negara Islam Global – Khilafah Islamiyah

  3. Melor says:

    Tugas media arus perdana—apa lagi selain itu?
    ====================================
    Benar, saya juga muak menonton media arus perdana lebih2 lagi di waktu perdana,sekitar 10 minit saja isu masyarakat,selebihnya isu bias,anwarinas,macam-macam lagi.
    lebih tukar chanel.
    tugas media arus perdana – tiada apa, selain ITULAH.

  4. Politics are the new kind of zaleem, aye? or is it never new? Allah knows best what the future holds🙂 I pray that God shines Light and Guidance to our leaders and to our future. May we still have time to witness the prophecy of the rise of the islamic empire. Inshallah. Peace be upon you too, Uncle Samad🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s